Putri Indriyani 15512766
Tugas untuk Psi Manajemen Semester 7 di kelas 3PA19
Dipostkan 2 Oktober 2016
Psikologi
Manajemen
ARAH
KOMUNIKASI DAN PERAN KOMUNIKASI DALAM MANAJEMEN ORGANISASI
A. KOMUNIKASI
SATU ARAH DAN KOMUNIKASI DUA ARAH
1. Pengertian
Komunikasi
Komunikasi adalah proses
penyampaian informasi ( pesan, ide, gagasan ) dari satu pihak kepada pihak
lain. Pada umumnya, komunikasi di lakukan secara lisan atau verbal yang dapat
di mengerti oleh kedua pihak. apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat di
mengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapt di lakukan dengan menggunakan
gerak - gerik badan, menunjukan sikap tertentu, misalnya tersenyum,
menggelengkan kepala, mengangkat bahu, Cara seperti ini di sebut komunikasi
verbal.
2. Definisi
Komunikasi
Menurut Mulyana Komunikasi
interpersonal adalah komunikasi antara orang-orang secara tatap muka, yang
memungkinkan setiap pesertanya menangkap reaksi, orang lain secara langsung
baik secara verbal atau non verbal. Komunikasi interpersonal ini adalah komunikasi
yang hanya dua orang, seperti suami istri, dua sejawat, dua sahabat dekat,
guru-murid dan sebagainya.
Komunikasi dapat di katakan
efektif apabila pesan diterima dan dimengerti sebagaimana di masut oleh
pengirim pesan,pesan di tindak lanjuti dengan sebuah perbuatan secara suka rela
oleh penerima pesan, dapat meningkatkan kualitas hubungan antar pribadi,dan
tidak ada hambatan untuk itu.
3.
Komunikasi interpersonal
efektif dalam organisasi yang mencakup :
a. Definisi
berdasarkan komponen (componential)
Definisi berdasarkan komponen
menjelaskan komunikasi antar pribadi dengan mengamati komponen-komponen
utamanya dalam hal ini, peyampaian pesan oleh satu orang dan penerimaan pesan
oleh orang lain atau sekelompok kecil orang, dengan berbagai dampaknya dan dengan
peluang untuk memberikan umpan balik segera.
b. Definisi berdasarkan hubungan diadik (dyadic)
Komunikasi antar pribadi
(interpersonal comunication) adalah komunikasi antara orang-orang secara tatap
muka, yang memungkinkan setiap para pesertanya menangkap reaksi orang lain
secara langsung, baik secara verbal maupun non verbal. Komunikasi antar pribadi
ini adalah komunikasi diadik yang melibatkan hanya dua orang, seperti suami
istri, dua sejawat, dua sahabat dekat, guru murid. Ciri-ciri komunikasi diadik adalah
pihak-pihak yang berkomunikasi berada dalam jarak yang dekat, pihak-pihak yang
berkomunikasi mengirim dan menerima pesan secara spontan.
c. Definisi
berdasarkan pengembangan (developmental)
Komunikasi antar pribadi dilihat
sebagai akhir dari perkembangan dari komunikasi yang bersifat tak pribadio atau
interpersonal. Pada suatu ekstrim menjadi komunikasi pribadi atau intim pada
ekstrim yang lain. Perkembangan ini mengisyaratkan atau mendefinisikan
pengembangan komunikasi antar pribadi.
4. Dasar
Komunikasi
Komunikasi mempunyai dasar sebagai
berikut : Minat, Minat, pandangan, Lekat, Libat.
Ø Niat Menyangkut Apa yang
di sampaikan, Siapa sasarannya Apa yang akan di sampaikan Kapan akan
disampaikan.
Ø Minat, ada dua faktor
yang mempengaruhi yaitu :
Ø Faktor objektif :
merupakan rangsang yang kita terima
Ø Faktor subjektif :
merupakan faktor yang menyangkut diri si penerima stimulus.Pandangan
Ø Merupakan makna dari
informasi yang disampaikan pada sasaran, menafsirkan informasi yang di terima
tergantung pada pendidikan, pekerjaan, pengalaman dan kerangka pikir seseorang
Ø Lekat merupakan informasi
yang di simpan oleh si penerima.
Ø Libat Merupakan
keterlibatan panca indera sebanyak - banyaknya.
5. Tujuan
Komunikasi
Menurut Hewitt (1981 ),
menjabarkan tujuan penggunaan proses komunikasi secara spesifik
sebagai berikut :
Mempelajari atau mengajarkan
sesuatu, Mempengaruhi perilaku seseorang.Menjelaskan perilaku sendiri atau
perilaku orang lain Berhubungan dengan orang lain Menyelesaikan sebuah masalah.
Mencapai sebuah tujuan Menurunkan
ketegangan dan menyelesaikan konflik Menstimulasi minat pada diri sendiri atau
orang lain.
6. Komponen komunikasi
Komponen komunikasi adalah hal -
hal yang harus ada agar komunikasi bisa berlangsung dengan baik.
Menurut Laswell komponen - komponen komunikasi
adalah :
Ø
Pengirim
atau komunikator ( sender ) adalah pihak yang mengirimkan pesan kepada pihak lain.
Ø
Pesan
( message ) adalah isi yang dimaksud yang akan di sampaikan oleh satu pihak
kepada pihak lain.
Ø
Saluran
( channel ) adalah media di mana pesan di sampaikan kepada komunikan. dalam
komunikasi antara pribadi ( tatap muka )
saluran dapat berupa udara yang mengalirkan getaran nada / suara.
Ø
Penerima
atau komunikan ( recaiver ) adalah pihak yang menerima pesan dari pihak lain.
Ø
Umpan
balik ( feedback ) adalah tanggapan dari penerima pesan atas isi pesan yang di
sampaikan.
Ø
Aturan
yang disepakati para pelaku komunikasi tentang bagaimana komunikasi itu si
jalankan
( " protokol"
).
7. Model
- model komunikasi
Dari
berbagai model komunikasi yang sudah ada, di sini akan di bahas model
komunikasi yang paling utama, serta akan di bicarakan pendekatan yang
mendasarinya dan bagaimana komunikasi dikonseptualisasikan dalam
perkembangannya,
a. Model
Komunikasi Linear
Model komunikasi ini di
kembangkan oleh Claude Shannon dan Warren
Weaver pada tahun 1949 dalam buku The Mathematical of Communication.
Mereka mendiskripsikan komunikasi sebagai proses linear karena tertarik pada
tehnologi pada radio dan telepon dan ingin mengembangkan suatu model yang dapat
menjelaskan bagaimana informasi melewati berbagai saluran ( channel ). Hasilnya
adalah konseptualisasi dari komunikasi linear ( Linear Communication model ).
pendekatan ini terdiri atas beberapa elemen kunci : sumber ( source ), pesan (
messange ), dan penerima ( recaiver ). Model komunikasi berasumsi bahwa seseorang hanyalah pengirim atau penerima.
b.
Model Komunikasi
interaksional
Model interaksional di kembangkan
oleh Wilbur Schramm pada tahun 1954 yang
menekankan pada proses komunikasi dua arah di antara pada komunikator. Dengan
kata lain, komunikasi berlangsung dua
arah: dari pengirim dan kepada
penerima dan dari penerima kepada pengirim.
proses melingkar ini menunjukan
bahwa komunikasi selalu berlangsung. Para peserta komunikasi menurut model
interaksional adalah orang - orang yang mengembangkan potensi manusiawinya
melalui interaksi sosial, tepatnya melalui pengambilan peran orang lain. Patut
di catat bahwa model ini menempatkan sumber dan penerima mempunyai kedudukan
yang sederajat. satu elemen yang penting bagi intraksional adalah umpan balik (
feedback), atau tanggapan suatu pesan.
c.
Model transaksional
Model komunikasi transksional
dikembangkan oleh Barnlund pada tahun 1970. model ini menggaris bawahi pengirim
dan penerima pesan yang berlangsung terus - menerus dalam sebuah episode
komunikasi Komunikasi bersifat transaksional adalah proses kooperatif :
pengirim dan penerima sama - sama bertanggung jawab terhadap dampak dan
efektivitas komunikasi yang terjadi. Model transaksional berasumsi bahwa saat
kita terus menerus mengirimkan dan menerima pesan, kita berurusan baik dengan
elemen verbal dan nonverbal. Dengan kata lain, peserta komunikasi ( komunikator
) melakukan negosiasi makna.
8. Proses
Komunikasi
Ø
Proses
komunikasi adalah pengiriman pesan, penerima pesan dan pesan.pengertian
pengiriman komunikasi
Ø
pengirim
pesan adalah orang yang mempunyai ide untuk di sampaikan kapada seseorang
dengan harapan dapat di pahami oleh orang yang menerima pesan sesuai dengan
yang di maksudkan.
Ø
pengertian
penerima pesan
Ø
penerima
pesan adalah orang yang dapat memahami pesan dari sipengirim meskipun dalam
bentuk kode/ isyrat tampa mengurangi arti pesan yang di maksud oleh pengirim.
Ø
pengertian pesan
Ø
pesan
adalah informasi yang akan di sampaikan atau diekspresikan oleh pengirim pesan.
Komunikasi Satu Arah
a. Proses
Komunikasi Satu Arah
Komunikasi satu arah adalah pesan yang di
sampaikan oleh sumber kepada sasaran dan sasaran tidak dapat atau tidak
mempunyai kesempatan untuk memberikan umpan balik atau bertanya. Komunikasi
satu arah bisa di katakan sebagai komunikasi yang tidak memberi kesempatan
kepada pendengar untuk memberikan sanggahan atau tanggapan.
Komunikasi satu arah banyak kita
temui dalam kehidupan sehari - hari, komunikasi satu arah condong lebih banyak
di pakai dalam dunia meliter ini dikarenakan dalam dunia meliter menggunakan
sistem komando, di mana perintah dari atas harus di laksanakan oleh bawahan
tanpa ada pertanyaan atau timbal balik.
Pesan di sampaikan oleh sumber
kepada sasaran dan sasaran tidak dapat atau tidak mempunyai kesempatan untuk
memberikan umpan balik atau bertanya.
Dalam komunikasi satu arah banyak
memiliki kekurangan, ini di karenakan tidak adanya untuk umpan balik setelah
memberikan informasi tersebut, di mana ini bisa mengakibatkan dampak negatif
dari pengguna komunikasi satu arah.
a) Komunikasi
sebagai tindakan satu arah
Komunikasi sebagai tindakan satu arah
adalah suatu perspektif atau pemahaman populer mengenai komunikasi manusia
adalah suatu komunikasi yang mengisyaratkan menyampaikan pesan searah dari
seseorang ( bisa juga sebuah lembaga ) kepada seseorang atau kelompok orang.
Komunikasi dianggap suatu proses linear yang di mulai dari sumber atau pengirim
dan berakhir pada penerima, sasaran atau tujuannya.
konsep komunikasi sebagai
tindakan satu arah. menyoroti penyampaian pesan yang efektif dan mengisyratkan
bahwa semua kegiatan komunikasi bersifat instrumental dan persuasif.
Berikut beberapa definisi
komunikasi yang mendukung komunikasi sebagai tindakan satu arah :
Carl I. Hovland, "Komunikasi
adalah proses yang memungkinkan seseorang ( komunikator ) menyampaikan
rangsangan - rangsangan ( biasanya lambang - lambang verbal ) untuk mengubah
perilaku orang lain ( komunikan )
Gerald R. Miller, "Komunikasi
terjadi ketika suatu sumber menyampaikan pesan kepada penerima dengan niat yang
di sadari untuk mempengaruhi perilaku penerima."
Everett M. Rogers,
"Komunikasi adalah proses di mana suatu ide di ahlikan pada sumber kepada
suatu penerima atau lebih dengan maksud untuk mengubah tingkah laku
mereka."
Harold Lasell, mendefinisikan
komunikasi sebagai "Who says what in wihc channel to whom with what
effect.
b)
Proses Komunikasi satu
Arah
Contoh - contoh Komunikasi satu
Arah
Dalam komunikasi satu arah banyak
contoh yang dapat kita ambil yaitu :
Ø
Dalam
meliter
Ø
dalam
dunia meliter kita dapat ketahui bahwa meliter menganut sistem komando, di mana
para prajurit harus mematuhi apa yang di ingginkan atasanya,dan tanpa ada
sanggahan. Di militer komonikator lebih tepat di berikan kepada atasan.
sedangkan komonikan di sini adalah bawahan dari atasan tersebut, karena di
militer mempunyai dasar loyalitas ( kesetian, kemauan, pada suatu pekerjaan
tersebut ).
Ø
Dalam
Organisasi Privat
Ø
Dalam
organisasi privatyaitu perusahan memiliki komunikasi satu arah, misalnya dalam
hal ini menyampaikan pidato dari menejer
kepada bawahan.
Ø
Dalam
Organisasi Publik
Ø
Dalam
organisasi publik kita dapat melihat
contoh komunikasi satu arah contohnya adalah :
Ø
Website
sebagai media komunikasi publik dari suatu pemerintahan. Di mana komunikasi
satu arah terjadi hal pemerintahan di website
tersebut hanya memberikan informasi dari pemerintahan kepada saja
rakyat.
Ø
pidato
pagi setiap hari senin yang di lakukan oleh pemerintah atau pemimpin, di mana
pemimpin hanya menyampaikan informasi tanpa adanya sanggahan oleh para pegawai.
Ø
siaran
radio di sini di maksudkan kepada radio penyiaran, yaitu sebagai radio
komunikasi dengan menyalurkan gagasan informasi dalam bentuk suara secara umum
dan terbuka.
Ø
surat
kabar merupakan media komunikasi satu arah, di mana surat kabar hanya
menyampaikan informasi - informasi melalui tulisan - tulisan yang di cetakdalam
kertas.
Ø
Sebuah
baliho iklan produk yang sedang di baca seseorang di pinggir jalan.
Ø
Televisi
merupakan komunikasi satu arah, jika menayangkan berita atau informasi siaran
yang di sertai gambar.
c)
Kelemahan dan keuntungan
komunikasi satu arah
Ø
alasan
seseorang tidak menyukai komunikasi satu arah Tidak ada intraksi antara
komunikasi dan komunikator.tidak ada timbal balik dalam komununikasi.
komunikasi tidak efektif Komunikasi hanya informasi saja bagi komunikan. Media
komunikasi terbatas. Dapat menimbulkan kesalah pahaman dan tidak jelas,
sehingga muncul prasangka yang tidak baik.
Ø
alasan
orang menyukai komunikasi satu arah Mengefesienkan penggunaan waktu.
Ø
Dalam
dunia meliter komunikasi sangat di perlukan terutama dalam keadaan darurat atau
dalam peperangan. Lebih cepat dan efisien. Dalam hal tertentu akan memberikan
kepuasan kepada komonikator, karena
pihak komunikan tidak mempunyai kesempatan untuk memberikan respons tanggapan
terhadap hal - hal yang di sampaikan oleh komunikator. Dapat membawa
komunikator ( pimpinan , karena komunikasi tidak dapat mengetahui secara
langsung atau menilai kesalahan dan kelemahan komonikator.
Ø
Hambatan
- hambatan Yang Terjadi Dalam Komunikasi Satu Arah Komunikasi hanya sebagai
informasi bagi komunikator. media komunikasi terbatas. pesan yang di sampaikan
kadang tidak jelas bagi penerima.
Ø
Solusi
Untuk Mengatasi Hambatan Yang Terjadi Dalam Komunikasi Satu Arah media
komunikasi hendaknya lebih banyak dan bervariatif.
Ø
pesan
yang di sampaikan harus jelas.
Ø
Pada
Saat Bersamaan, Situasi Di mana Kita Mendengar Gosip Melalui Kabar Angin,
Apakah Gosip Bisa berubah Menjadi Fakta Caranya menyikapi informasi yang di
gosipkan. Media komunikasi yang di pakai. Kejelasan informasi.Keadaan fisik dan
psikologis si informan.kebenaran atau kejujuran si komunikasi dalam memberikan
informasi Identitas si komunikaor
d) Perbedaan
antara komunikasi satu arah dan komunikasi dua arah:
Ø perbedaan antara
komunikasi satu arah dan komunikasi dua arah yaitu:
Ø komunikasi satu arah
terjadi ketika seorang pengirim pesan kepada orang lain, sedangkan penerima
pesan tidak menanggapi pesan tersebut atau komunikasi satu arah merupakan
komunikasi yang berlangsung dari satu pihak saja, yaitu hanya dari pihak
komunikator dengan tidak memberi kesempatan kepada komunikan untuk memberikan
respon atau tanggapan. Yang termasuk komunikasi satu arah yaitu, khotbah,
berita di TV dan radio. Contohnya:
Ø seorang guru berpidato
dalam suatu upacara di sekolah sehingga semua siswa hanya bisa mendegarkan saja
dan tidak memberikan tanggapan. Sedangkan komunikasi dua arah komunikasi yang
terjadi ketika seseorang mengirim pesan, mengeluarkan ide, gagasan, pendapat
dan peerima pesan (pendengar) menanggapi isi pesan atau komunikasi dua arah
merupakan komunikasi yang berlangsung antara dua pihak dan ada timbal balik
baik dari komunikator maupun komunikan.
Ø Contohnya:
- seseorang sedang curhat kepada teman dekatnya dan menceritakan semua yang sedang dialami atau dirasakannya dan orang yang menerima pesan tersebut atau komunikan memberikan tanggapannya atau merespon kembali apa yang disampaikan komunikator.
e)
Kelebihan komunikasi dua
arah yaitu:
Ø Adanya dialog antara
komunikator dengan komunikan, sehingga menimbulkan kepuasan diantara kedua
belah pihak,
Ø Informasi yang diterima
menjadi lebih jelas, lebih akurat dan lebih tepat, karena dapat diperoleh
langsung penjelasanya,
Ø Memunculkan rasa
kekeluargaan, kekerabatan, dan iklim demokratis,
Ø Menghindari kesalah
pahaman,
Ø Komunikator dan komunikan
bebas mengeluarkan pendapat masing-masing,
Ø Pembicara dan penyimak
saling berperan aktif bisa saja penyimak sebagai pembicara dan pembicara
sebagai penyimak,
Ø Komunikan tidak hanya
menerima apa yang disampaikan komunikator.
f) Kelemahan
komunikasi dua arah yaitu:
Ø Membutuhkan paling
sedikit dua orang,
Ø Informasi yang
disampaikan lebih lambat, sehingga kurang efisien,
Ø Keputusan tidak dapat
diambil dengan cepat,
Ø Memberikan kesempatan kepada
komunikan untuk bersikap menyerang, sehingga suasana kerja bisa menjadi kurang
kondusif,
Ø Memberi kemungkinan
timbulnya berbagai macam masalah yang tidak ada relevansinya dengan masalah
yang sebenarnya.
B. Apa Peran Komunikasi
dalam Manajemen Organisasi
Dalam kenyataan masalah
komunikasi senantiasa muncul dalam proses pengorganisasian. Komunikasi
mempunyai andil membangun iklim organisasi, yang berdampak kepada membangun
iklim organisasi, yaitu berdampak kepada membangun budaya organisasi yaitu
nilai dan kepercayaan yang manjadi titik pusat organisasi. Budaya organisasi
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari lingkungan internal organisasi
karena keragaman budaya yang ada dalam suatu organisasi sama banyaknya dengan
jumlah individu yang ada dalam organisasi. Umumnya budaya organanisasi sangat
dipengaruhi oleh lingkungan eksternal organisasi. Suatu organisasi memerlukan
satu budaya yang merupakan kumpulan persepsi secara umum dari seluruh karyawan
sebagai anggota organisasi, yang akan dijadikan sebagai suatu system yang
menggabungkan beberapa pengertian yang secara eksplisit dianggap sebagai
definisi budaya organisasi. (Rahmi Yuliana, 2012).
Komunikasi organisasi
memegang peran penting untuk mendukung efektifitas operasional organisasi. Aspek
penting dari komunikasi organisasi adalah potensi dari komunikasi itu sendiri
sebagai alat (tool) yang dapat dirancang manajemen untuk pencapaian tujuan
organisasi. Pentingnya komunikasi juga dapat dilihat dari manfaat bagi
organisasi meliputi fungsi pengendalian (kontrol dan pengawasan), motivasi,
pengungkapan emosional dan penyediaan informasi untuk pengambilan keputusan
(Robbins, 2001:312).
Daftar Pustaka:
Ruben Brent D dan Lea P Stewart.
2006. Communication and Human Behavior. United States: Allyn and Bacon.
Keith Davis, Human Relations at
Work, (New York, San Francisco, Toronto, London: 1962).Hlm.15-19.
Kincaid, D. Lawrence, dan Wilbur
Schramm. Azas-Azas Komunikasi Antar Manusia. Terj, Agus Setiadi (Jakarta:
LP3ES, bekerja sama dengan East-West Communication Institute, Hawaii, 1978).
Tubbs, Stewart L & Sylvia
Moss. 2000. Human Communication ( Prinsip Prinsip dasar). Bandung : PT Remaja
Rosdakarya.
Robbins, S.P. 2001. Perilaku
organisasi: Konsep, kontroversi, dan aplikasi. Jilid 1. Edisi Delapan. Edisi Bahasa
Indonesia. Jakarta: PT. Prenhallindo (Pearson Asia Education, Pte., Ltd.).
Yuliana, Rahmi. 2012. PERAN
KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI. Semarang: JURNAL STIE SEMARANG, VOL 4, NO 3, Edisi
Oktober 2012.
Mulyana Deddy. (2005). Ilmu
Komunikas : Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosdakarya
0 komentar:
Posting Komentar